program diet sehat cara cepat hamil: Januari 2013

Kamis, 24 Januari 2013

Merawat Bayi Prematur di Rumah

bayi prematur 32minggu, berat badan lahir 1400gram
Dalam kondisi tertentu, Ibu harus merelakan janin yang dikandungnya harus lahir sebelum waktunya. Entah karena ibu menderita preeklampsia, infeksi, ketuban pecah sebelum waktunya dll. Inilah yang disebut bayi prematur, alias janin yang terpaksa dilahirkan kurang dari 36 minggu.

Sesaat setelah dilahirkan, bayi prematur wajib mendapat perawatan khusus di NICU (Neonatal Intensive Care Unit), sebuah ruang perawatan khusus guna mengobati dan mencegah terjadinya kegagalan organ. Di ruangan khusus ini, bayi mendapat perhatian khusus dari tim dokter agar dapat memacu tumbuh kembangnya.

Ketika bayi sudah mampu mengejar keterlambatan perkembangannya umumnya ia akan diizinkan dokter pulang rumah. Tentu dokter menerapkan kriteria khusus sebagai panduan sehingga bayi prematur dapat dirawat di rumah.

Untuk merawat bayi prematur di rumah berikut panduannya:
  1. Perhatikan suhu ruangan kamar bayi. tidak terlalu dingin atau panas, sehingga suhu tubuh bayi dapat stabil. Bila menggunakan AC, suhunya berkisar antara 26-27 derajat celcius.
  2. Persiapkan alat bantu untuk mengecek kondisi kesehatan bayi, semisal termometer. Letakkan peralatan tersebut pada tempat yang terjangkau. sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan dapat segera terpegang.
  3. Siapkan pakaian bayi dengan baik. Saat bepergian, pastikan si kecil mengenakan kaus kaki dan topi agar bayi tetap hangat.
  4. Ibu hendaknya siap melakukan Kangaroo Mothercare (KMC), yang bermafaat untuk melekatkan emosional ibu dan bayi. Selain juga menjaga suhu tubuh bayi agar normal (sama dengan suhu tubuh ibu) karena ibu dapat mentranfer suhunya ke bayi. Menggendong dengan metode kangguru ini dapat dilakukan sambil melakukan aktivitas sehari-hari. Ketika bayi tertidur pun sebaiknya dalam gendongan. Caranya, bayi diletakkan di dada ibunya. Sebaiknya ibu menggunakan kaus longgar, sehingga memungkinkan bayi dapat tiduran di dada ibu dengan nyaman dan ditutupi dengan baju si ibu.
  5. Berikan ASI sedikit demi sedikit tapi sering. Semakin sering semakin baik. Pastikan, ASI ibu mencukupi. Minumlah yang cukup, makan makanan dengan menu gizi seimbang, dan beristirahatlah yang cukup. Tercukupinya kebutuhan ASI akan memaksumalkan tumbuh kembang bayi. Untuk mengetahui apakah ASI mencukupi atau tidak, bisa dengan memerah ASI lantas diukur. Kebutuhan
    sehari minum bayi antara 100-120 cc per kg berat badan. Kecukupan ASI dapat membantu peningkatan berat badan bayi prematur. Selain juga memperkuat kekebalan tubuhnya. Kebutuhan cairan cukup penting. Sebab, bila kekurangan cairan, anak berisiko mengalami dehidrasi yang akan berdampak pada berkurangnya elektrolit tubuh. Dikhawatirkan kondisi itu dapat memengaruhi  kesehatan bayi secara umum.
  6. Pemberian obat-obatan dari rumah sakit seperti asam folat dan zat besi, hendaknya dilanjutkan di rumah. Ibu harus telaten saat memberikannya. Bila sulit, manfaatkan pipet.
  7. Mandikan bayi dua kali sehari. Mandi mampu mengangkat kotoran di kulit serta menjadikan tubuh lebih segar. Kemudian jemurlah di pagi hari selama kurang lebih 10-15 menit.
  8. Lakukan kontrol atau konsultasi sedikitnya satu minggu sekali atau bia terjadi sesuatu seperti muntah, demam, dan lainnya. Ketika konsultasi, umumnya dokter akan mengontrol apakah ada peningkatan berat badan, apakah bayi bisa minum atau tidak? Peningkatan berat badan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan perawatan bayi prematur di rumah.
  9. Jangan khawatir bila bayi prematur lebih banyak tidur dibandingkan bayi normal. Sebab, bayi prematur membutuhkan waktu lebih lama untuk metabolisme tubuhnya, sehingga ia pun membutuhkan tidur yang lebih banyak. Kendati demikian, bayi prematur juga bangun lebih sering dibandingkan bayi lahir cukup bulan. Periode tidur rata-rata bayi prematur lebih singkat daripada bayi cukup bulan. Melembutkan musik dan mengurangi terangnya lampu secara bertahap dapat membantu bayi tidur lebih nyenyak.
  10. Catat nomor telepon rumah sakit, klinik, dokter dan lainnya. Dengan begitu, ibu dapat menghubunginya bila suatu saat butuh pertolongan.

sumber: kompas.com

Rabu, 23 Januari 2013

Agar Bayi dan Balita Tumbuh Kembang Optimal


Supaya bayi dan balita tumbuh kembang optimal mereka harus dicukupi kebutuhan-kebutuhan Biofisik dan Psikososial sejak di dalam kandungan.

Apa itu kebutuhan Biofisik untuk bayi dan balita ??


Kebutuhan Biofisik adalah kebutuhan nutrisi (ASI, makanan pendamping ASI), imunisasi, kebersihan badan dan lingkungan tempat tinggal, pengobatan, bergerak dan bermain.

Apa itu kebutuhan Psikososial untuk bayi dan balita ??

Kebutuhan psikososial adalah kebutuhan Asih dan Asah.
Kebutuhan Asih meliputi: perhatian segera, kasih sayang, rasa aman, dilindungi, dibantu dan dihargai.
Kebutuhan Asah meliputi: stimulasi (rangsangan) dini pada semua indera baik pendengaran, penglihatan, sentuhan, membau, mengecap, sistem gerak kasar dan halus, komunikasi, emosi sosial dan rangsangan untuk berpikir.

Apa itu stimulasi dini dan manfaatnya??

Stimulasi dini adalah rangsangan yang dilakukan sejak bayi baru lahir (bahkan sebaiknya sejak janin 6 bulan di dalam kandungan) dilakukakn setiap hari, untuk merangsang semua sistem indera. Selain itu harus pula merangsang gerak kasar dan halus kaki, tangan dan jari-jari, mengajak berkomunikasi, serta merangsang perasaan yang menyenangkan dan pikiran bayi dan balita. Rangsangan yang dilakukan sejak lahir, terus menerus, bervariasi dengan suasana bermain dan kasih sayang, akan memacu berbagai aspek kecerdasan anak (kecerdasan multipel) yaitu kecerdasan logiko-matematik, emosi, komunikasi bahasa (linguistik), kecerdasan musikal, gerak (kinestik), visuo-spasial,, senirupa dll.

Kapan dan bagaimana cara melakukan stimulasi dini??

Stimulasi sebaiknya dilakukan setiap kali ada kesempatan berinteraksi dengan bayi/balita. Misalnya ketika memandikan, mengganti popok, menyusui, menyuapi makanan, menggendong, mengajak berjalan-jalan, bermain, menonton televisi, di dalam kendaraan, menjelang tidur.

Stimulasi untuk bayi 0-3 bulan dengan cara: mengusahakan rasa nyaman, aman dan menyenangkan, memeluk, menggendong, menatap mata bayi, mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai suara atau musik bergantian, menggantung dan menggerakkan benda berwarna mencolok, benda-benda berbunyi, mengulingkan bayi ke kanan - kiri, tengkurap - telentang, dirangsang untuk meraih dan memegang mainan.

Umur 3-6 bulan ditambah dengan bermain (cilukba), melihat wajah bayi dan pengasuh di cermin, dirangsang untuk tengkurap, telentang bolak-balik, duduk.

Umur 6-9 bulan ditambah dengan memanggil namanya, mengajak bersalaman, tepuk tangan, membacakan dongeng, merangsang duduk, dilatih berdiri berpegangan.

Umur 9-12 bulan ditambah dengan mengulang-ngulang menyebutkan mama-papa, kakak, memasukkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berdiri, berjalan dengan berpegangan.

Umur 12-18 bulan ditambah dengan latihan mencoret-coret menggunakan pensil warna, menyusun kubus, balok-balok, potongan gambar sederhana (puzzle) memasukkan dan mengeluarkan benda-benda kecil dari wadahnya, bermain dengan boneka, sendok, piring, gelas, teko, sapu, lap. Latihlah berjalan tanpa berpegangan, berjalan mundur, memanjat tangga, menendang bola, melepas celana, mengerti dan melakukan perintah-perintah sederhana (mana bola, pegang ini, masukkan itu, ambil itu), menyebutkan nama atau menunjukkan benda-benda.

Umur 18-24 bulan ditambah dengan menanyakan, menyebutkan dan menunjukkan bagian-bagian tubuh, menanyakan gambar atau menyebutkan nama binatang dan benda-benda di sekitar rumah, mengajak bicara tentang kegiatan sehari-hari, latihan menggambar garis-garis, mencuci tangan, memakai celana baju, bermain melompat, melempar bola.

Umur 2-3 tahun ditambah dengan mengenal dan menyebutkan warna, menggunakan kata sifat (besar-kecil, panas-dingin, dll), menyebutkan nama-nama teman, menghitung benda-benda, memakai baju, menyikat gigi, bermain kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis, lingkaran, manusia, latihan berdiri di satu kaki, buang air kecil/besar di toilet.

Setelah umur 3 tahun selain mengembangkan kemampuan pada umur sebelumnya, stimulasi juga di arahkan untuk kesiapan bersekolah antara lain: memegang pinsil dengan baik, menulis, mengenal huruf dan angka, berhitung sederhana, mengerti perintah sederhana (buang air kecil/besar di toilet), dan kemandirian, berbagai dengan teman dll. Perangsangan dapat dilakukan secara profesional di kelompol bermain. Taman kanak-kamak atau sejenisnya, namun harus dilanjutkan terus di rumah.


Pentingnya suasana ketika stimulasi dan pola asuh yang demokratik.

Stimulasi dilakukan setiap ada kesempatan berinteraksi dengan bayi/balita, setiap hari, terus menerus, bervariasi, disesuaikan dengan umur perkembangan kemampuannya, dilakukan oleh keluarga terutam ibu. Stimulasi harus dilakukan dalam suasan yang menyenangkan dan kegembiraan antara pengasuh dan bayi. Jangan memberikan stimulasi dengan terburu-buru, memaksakan kehendak pengasuh, tidak memperhatikan minat atau keinginan bayi, atau bayi sedang mengantuk, bosan atau ingin bermain yang lain. apalagi pengasuh sedang marah, bosan atau sebal maka tanpa disadari pengaruh justru memberikan rangsang emosional yang negatif. Karena pada prinsipnya semua ucapan, sikap dan perbuatan pengasuh adalah merupakan stimulasi yang direkam, diingat dan akan ditiru atau justru menimbulkan ketakutan bayi. Oleh karena itu interaksi antara pengasuh dan bayi harus dilakukan dalam suasana pola asuh yang demokratik. Yaitu pengasuh harus peka terhadap isyarat-isyarat bayi, artinya memperhatikan minat, keinginan atau pendapat bayi, tidak memaksakan kehendak pengasuh, penuh kasih sayang dan kegembiraan, menciptkakan rasa aman dan nyaman, memberi contoh tanpa memaksa. mendorong keberanian untuk mencoba berkreasi. memberikan penghargaan atau pujian atas keberhasilan atau perilaku yang baik, memberikan koreksi bukan ancaman atau hukuman bila anak tidak dapat melakukan sesuatu atau ketika melakukan kesalahan.

Mengapa stimulasi dini bisa merangsang multipel inteligensia ??


Sel-sel otak janin dibentuk sejak 3-4 bulan di dalam kandungan ibu, kemudian setelah lahir sampai umur 3-4 tahun jumlahnya bertambah dengan cepat mencapai milyaran sel. tetapi belum ada hubungan antar sel-sel tersebut. Mulai kehamilan 6 bulan, dibentuklah hubungan antar sel, sehingga membentuk rangkaian fungsi-fungsi. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel-sel otak ditentukan oleh stimulasi (rangsangan) yang dilakukan oleh lingkungan kepada bayi tersebut.

Semakin bervariasi rangsangan yang diterima bayi maka semakin kompleks hubungan antar sel-sel otak. Semakin sering dan teratur rangsangan yang diterima maka semakin kuat hubungan antar sel-sel otak tersebut. semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari, bila dikembangkan terus menerus sehingga anak akan mempunyai banyak variasi kecerdasan (multi inteligensia).

sumber: dr.anak.com

Senin, 21 Januari 2013

Memilih Jenis Kelamin Bayi

karina & fadhli


Ada banyak teori yang mengajarkan bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi, namun pada kesempatan ini kami akan menjelaskan cara yang paling sederhana:

Cara memilih jenis kelamin bayi laki-laki / pria (kromosom XY)


Untuk mendapatkan / memilih jenis kelamin bayi  laki-laki, anda ibu hamil harus banyak memakan menu makanan ikan dan menghindari menu daging pada makanan sehari-hari. Secara medis ikan akan menghasilkan zat yang menyebabkan ph vagina yang lebih basa sehingga daya tahan kromosom Y di vagina lebih lama.

Mengenai puasa berhubungan intim/hubungan seksual, disebutkan bahwa suami harus berpuasa melakukan hubungan seks selama minimal 5 hari sebelum masa subur wanita/istri. Ini dimaksudkan agar tidak ada lagi sel  sperma dengan kromosom X yang bertahan di vagina/rahim istri. Puasa ini juga dimaksudkan untuk mempertinggi kesuburan pria (kualitas sperma).

Hubungan seksual/intim sebaiknya dilakukan pada saat masa subur (12 jam sebelum ovulasi terjadi atau 12 jam setelah ovulasi terjadi). Ini dimaksudkan agar sel spermatozoa dengan kromosom Y yang berukuran lebih kecil dan gerakannya lebih cepat dapat segera membuahi sel telur sebelum sel spermatozoa dengan kromosom X yang bentuknya lebih besar dan gerakannya lebih lambat dapat mencapai rahim dan sama-sama berpeluang untuk membuahi sel telur.

Apabila dimungkinkan, istri harus mengalam orgasme terlebih dahulu sebelum suami ejakulasi. Hal ini didasari dengan adanya penelitian bahwa pada saat orgasme istri akan mengeluarkan cairan yang bersifat basa/alkali sehingga akan mengurangi kadar pH dan vagina menjadi lebih basa (suasana basa disukai oleh sel spermatozoa dengan kromosom Y).

Cara Memilih Jenis Kelamin Bayi Perempuan/Wanita (kromosom XX)


Berlawanan dengan metode diatas sekarang kita dapat mengetahui bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi perempuan dengan cara banyak mengkonsumsi daging dibandingkan ikan untuk memunculkan suasana pH yang lebih asam di vagina sehingga sel sperma dengan kromosom Y akan mati karena tidak tahan dengan suasana pH tersebut.

Karena sel sperma dengan kromosom Y mempunyai umur lebih pendek dibandingkan dengan kromosom X, dengan hubungan seksual/intim yang teratur sebetulnya sudah meningkatkan kemungkinan lahirnya bayi perempuan/wanita. Namun untuk lebih pastinya anda dapat memilih jenis kelamin bayi perempuan dengan cara melakukan puasa hubungan seksual/intim pada saat masa subur.

Hubungan seksual/intim sebaiknya dilakukan 2-3 hari sebelum masa subur dengan maksud pada selang waltu tersebut sel sperma dengan kromosom Y akan mati sebelum ovulasi terjadi. Dengan demikian sel spermatozoa dengan kromosom X yang masih terdapat di rahim mempunyai kesempatan lebih tinggi untuk membuahi sel telur pada saat terjadinya ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) sel spermatozoa dengan kromosom X sudah siap untuk membuahi sel telur.

Berlawanan dengan cara memilih jenis kelamin bayi laki-laki, untuk mendapatkan/memilih bayi jenis kelamin perempuan, istri tidak perlu mengalami orgasme sehingga pH vagina dalam pH asam (suasana yang disukai oleh sel spermatozoa dengan kromosom X).


Teori ini memang sangat sederhana dan menurut penelitian, keakuratannya sangat tergantung dengan kemampuan anda untuk membaca kapan masa subur itu terjadi. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini.

Teori ini merupakan salah satu dari sekian banyak teori yang dikemukakan oleh para ahli. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter anda mengenai bagaimana cara memilih jenis kelamin bayi. Dan tentunya tak lupa untuk ber-Doa.

selamat mencoba dan semoga berhasil...

sumber:forum.kompas.com

Minggu, 20 Januari 2013

Pekerjaan Rumah Yang Terlarang Bagi Ibu Hamil


Pekerjaan rumah yang harus dihindari saat hamil. Wanita yang sedang hamil tentu sangat menjaga kondisi tubuhnya, agar tidak terjadi sesuatu yang bisa mengganggu kehamilannya. Banyak orang yang bilang saat hamil muda jangan terlalu banyak bergerak, namun saat hamil tua perbanyaklah berjalan kaki sehingga bisa membantu proses persalinan. 
Salah satunya efek samping dari kehamilan yang paling umum terjadi adalah dorongan yang tidak terkendali untuk membersihkan segala macam debu dan merapikan segala hal yang terlihat berantakan di rumah.Boleh saja melakukan perkerjaan rumah asal tidak berlebihan sehingga tidak mengganggu kehamilan. 

Ada beberapa pekerjaan rumah yang tidak aman dilakukan oleh ibu hamil, jadi sebaiknya para ibu hamil mengetahui tugas apa saja yang boleh dan aman dilakukan dan yang tidak.

Berikut adalah beberapa pekerjaan rumah yang tidak aman dan sebaiknya dihindari oleh ibu hamil, seperti dikutip dari Babycenter, yaitu:

  1. Memindahkan perabotan atau perlengkapan rumah tanggga. Ibu hamil masih boleh memindahkan perabotan yang ringan pada trimeseter pertama, tapi setelah itu sangat tidak dianjurkan untuk memindahkan perabotan rumah tangga yang berat-berat. Ibu hamil sudah memerlukan usaha yang cukup banyak untuk membawa janin dalam kandungannya. JIka mengerahkan diri untuk mengangkat sesuatu yang berat, itu akan meningkatkna tekanan pada punggung yang bisa menyebabkan risiko cedera punggung. Tidak ada batas aman untuk bergerak selama kehamilan, Jika tetap ingin memindahkan perabotan, pastikan bahwa punggung telah terlindungi. Tekuk lutut dan jaga punggung tetap lurus ketika mengangkat. Namun jika otot punggung lemah dan perut sudah membesar gunakan sabuk hamil, tapi lebih baik adalah meminta bantuan orang lain.
  2. MEnghindari penggunaa obat semprot pembasmi serangga. Karena insektisida yang masuk ke tubuh akan dimetabolisme dan divawa ke aliran darah menuju janin. sehingga berbahaya untuk perkembangan janin. Zat yang terkandung di dalamnya bersifat racun dan dalam jumlah yang besar akan berbahaya. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa zat-zat yang terkandung dalam pestisida tersebut berbahaya bagi kesehatan anak termasuk janin. Sebaiknya gunakan produk-produk yang tidak disemprot di udara, seperti meletakkan tanaman yang berfungsi untuk mengusir serangga karena tidak akan mungkin terhirup.
  3. Mengecat atau mempolitur perabotan. Sebaiknya jika ingin mengecat atau mempolitur perabotan rumah tangga, tunggu dilakukan oleh orang lain atau menunggu sampai bayinya lahir. Kalau tidak bisa ditunggu, gunakan produk yang tidak mengandung pelarut berbahaya seperti toluen, hindari makan atau minum saat bekerja dengan produk tersebut, pergungakan sarung tangan dan massker serta berilah ventilasi udara yang baik. Ibu hamil juga tidak bagus berada di ruangan yang sedang di cat, karena bisa terpapar zat-zat kimia dari produk tersebut. Jika menghirup terlalu banyak maka akan mengalami pusing, sakit kepala dan kemungkinan sakit pada perut, jika mengalami itu segera keluar dan cari udara segar.
  4. Membersihkan kandang binatang peliharaan. Sebaiknya hindari membersihkan kandang binatang perliharaan selama hamil, karena berbahaya terkena toksoplasmosis yang ditularkan dari kotoran ataupun bulu binatang. Toksoplasmosis bisa menimbulkan gejala seperti flu pada orang dewasa, nemun kadang tidak menimbulkan gejala apapun. Infeksi ini sangat berbahaya bagi ibu hamil terutama di awal-awal kehamilan, karena bisa menyebabkan masalah serius pada janin seperti kerusakan otak dan syaraf. Untuk menghindari terinfeksi jagalah kebersihan dari binatang dan kandangnya serta gunakan selalu sarung tangan, masker dan mencuci tangan setelah memegangnya.sebaiknya hindari kegiatan-kegiatan tersebut, lakukan segala macam kegiatan lainnya secara normal dan tidak berlebihan. Konsultasikan selalu dengan dokter jika terjadi keluhan atau hal yang mengganggu...
sumber: health.detik.com

Kamis, 17 Januari 2013

Persiapan Menghadapi Persalinan


Bagi pasangan suami isteri yang sedang menanti kelahiran buah hati, trimester akhir kehamilan adalah masa-masa yang menegangkan, penuh kekhawatiran sekaligus membahagiakan. Bagaimana tidak, kehadiran seorang anak merupakan periode penting dalam sebuah keluarga. Namun pengetahuan yang kurang mengenai proses kelahiran, tidak jarang menambah timbulnya kekhawatiran bahkan menimbulkan masalah baru. Apa sebenarnya persiapan yang harus dilakukan bagi pasangan suami isteri yang sedang menanti kelahiran bayinya?

Ketahui taksiran persalinan.
Untuk mempersiapkan kelahiran bayi, sebelumnya kita tentu harus tahu kapan perkiraan persalinan akan terjadi. Persalinan bisa diperkirakan dengan menghitung sejak kapan hari pertama haid terakhir si ibu. Kehamilan berlangsung kurang lebih 40 minggu sejak hari pertama haid terakhir. Namun apabila anda lupa kapan hari pertama haid terakhir sebelum hamil, dokter atau bidan bisa memperkirakan usia kehamilan dan taksiran persalinan dari hasil pemeriksaan fisik ibu, baik dengan melihat tinggi puncak rahim atau dengan USG. Oleh karena itu sebaiknya tanyakan kepada dokter atau bidan kapan taksiran persalinan kehamilan anda/ isteri anda.


Persiapan biaya.
Besar atau kecil, persalinan tentu memerlukan biaya. Oleh karena itu sebaiknya anda sudah menganggarkan biaya untuk persalinan. Biaya bisa anda anggarkan disesuaikan dengan tarif persalinan di tempat di mana anda merencanakan persalinann berlangsung. Selain itu juga disesuaikan dengan perkiraan jenis persalinan. Kalau kehamilan Bunda tanpa komplikasi dan persalinan diperkirakan berlangsung secara normal, maka biaya persalinan dianggarkan untuk persalinan normal. Akan tetapi apabila dokter memperkirakan persalinan harus berlangsung dengan cara bedah caesar misalnya, berarti anggarkan biaya untuk cara persalinan bedah caesar tersebut.


Menentukan tempat di mana persalinan akan berlangsung.
Hal ini tidak kalah penting. Dapat dibayangkan bila persalinan akan berlangsung, anda masih bingung di mana tempat melahirkan. Apakah persalinan akan berlangsung di rumah dengan mendatangkan dokter atau bidan yang bisa menerima panggilan, atau di rumah bersalin, atau rumah sakit. Memilih tempat bersalin bisa dengan mempertimbangkan:
    • Jarak tempat bersalin dengan rumah.
    • Kualitas pelayanannya.
    • Ketersediaan tenaga penolong. Jangan sampai anda sudah  datang ternyata petugasnya tidak ada.
    • Fasilitas yang dimiliki. Kalau persalinan harus berlangsung dengan bedah caesar, tentu harus memilih rumah sakit/klinik bersalin yang memiliki fasilitas untuk itu.
    • Kemampuan pembiayaan. Setiap klinik/rumah sakit memiliki ketentuan tarif yang beragam. Oleh karena itu pertimbangkan hal ini sebelum memutuskan di mana akan melahirkan.
Komplikasi kehamilan/persalinan yang mungkin terjadi.
Preeklampsi, perdarahan sebelum melahirkan, posisi bayi yang tidak normal, kondisi bayi yang mengancam jiwanya merupakan komplikasi yang kadang terjadi saat persalinan dan memerlukan penanganan khusus. Akan lebih baik jika anda mengetahui informasi akan hal ini.

Apa saja yang harus dilakukan bila saatnya melahirkan tiba.
Hal pertama yang harus dilakukan ketika saat persalinan tiba adalah: TENANG.
Mengapa? karena persalinan merupakan proses fisiologis yang terjadi hampir kepada setiap wanita. Panik, gugup merupakan hal yang bisa menimbulkan masalah baru.

Pijat Ibu Hamil

Ketika menjalani masa-masa kehamilan, biasanya seorang calon ibu akan banyak mengalami berbagai macam keluhan, seperti sering merasa pegal, terjadi kram pada bagian tubuh dan cepat stress. Namun banyak cara untuk mengatasi semua itu, salah satunya adalah menjalani terapi pijat ibu hamil.

Sebab dengan pijat ibu hamil akan sangat banyak membantu mengurangi terjadinya kejang pada otot serta kram yang sering terjadi karena beban yang berlebihan ketika seorang wanita sedang mengandung. Dengan melakukan pemijatan tersebut akan sangat membantu untuk menguatkan proses kehamilan yakni dengan memperlancar aliran darah, memperlancar kerja sirkulasi limpa serta membantu kesiapan mental dan fisik seorang ibu hamil.

Selain itu pijat ibu hamil juga bermanfaat untuk mengurangi stres pada persendian akibat terjadinya beban ekstra serta dapat membantu untuk memaksimalkan kapasitas pernafasan yang sungguh diperlukan pada proses melahirkan nanti. Tetapi untuk melakukan semua itu pastikan dulu bahwa kita telah menemukan pakar yang memang ahli dalam teknik pijat khusus wanita hamil dan aman tentunya. Selain menjalani terapi diatas para calon ibu ada baiknya juga melakukan Senam Hamil yang pastinya juga banyak memberikan manfaat untuk kehamilan.



Rabu, 16 Januari 2013

Gumoh atau Muntah pada Bayi


Gumoh dan muntah sering kali terjadi hampir setiap pada bayi. Gumoh berbeda dengan muntah. Keduanya merupakan hal biasa (normal) dan tidak menandakan suatu hal yang serius yang terjadi pada bayi Anda. Hanya sebagian kecil kasus muntah bayi (muntah patologis) yang menjadi indikasi gangguan serius .

Samakah gumoh dan muntah pada bayi?
Baik gumoh dan muntah pada bayi merupakan pengeluaran isi lambung. Bedanya gumoh terjadi seperti illustrasi air yang mengalir ke bawah , bisa sedikit (seperti meludah) atau cukup banyak. Bersifat pasif dan spontan. Sedangkan muntah lebih cenderung dalam jumlah banyak dan dengan kekuatan dan atau tanpa kontraksi lambung.

Sekitar 70 % bayi berumur di bawah 4 bulan mengalami gumoh minimal 1 kali setiap harinya, dan kejadian tersebut menurun sesuai dengan bertambahnya usia hingga 8-10 persen pada umur 9-12 bulan dan 5 persen pada umur 18 bulan. Meskipun normal, Gumoh yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang akan mengganggu pertumbuhan bayi.

Penyebab Gumoh Bayi:
  1. ASI atau susu yang diberikan melebihi kapasitas lambung. Lambung yang penuh juga bisa bikin bayi gumoh. Ini terjadi karena makanan yang terdahulu belum sampai ke usus, sudah diisi makanan lagi. Akibatnya si bayi muntah. Lambung bayi punya kapasitasnya sendiri.
  2. Posisi menyusui. Sering ibu menyusui sambil tiduran dengan posisi miring sementara si bayi tidur telentang. Akibatnya, cairan tersebut tidak masuk ke saluran pencernaan, tapi ke saluran napas. Bayi pun gumoh.
  3. Pemakaian bentuk dot. Jika si bayi suka dot besar lalu diberi dot kecil, ia akan malas mengisap karena lama. Akibatnya susu tetap keluar dari dot dan memenuhi mulut si bayi dan lebih banyak udara yang masuk. Udara masuk ke lambung, membuat bayi muntah.
  4. Klep penutup lambung belum berfungsi sempurna. Dari mulut, susu akan masuk ke saluran pencernaan atas, baru kemudian ke lambung. di antara kedua organ tersebut terdapat klep penutup lambung. Pada bayi, klep ini biasanya belum berfungsi sempurna.
  5. Fungsi pencernaan bayi dengan peristaltik (gelombang kontraksi pada dinding lambung dan usus) untuk makanan dapat masuk dari saluran pencernaan ke usus, masih belum sempurna.
  6. Terlalu aktif. Misalnya pada saat bayi menggeliat atau pada saat bayi terus menerus menangis. Ini akan membuat tekanan di dalam perutnya tinggi, sehingga keluar dalam bentuk muntah atau gumoh.
Cara meminimalisir Gumoh atau muntah bayi :
  1. Hindari memberikan ASI/susu saat bayi berbaring. Jaga agar bayi tetap dalam posisi tegak sekitar 30 menit setelah menyusu.
  2. Hindari meletakkan bayi di kursi bayi karena akan meningkatkan tekanan pada perut.
  3. Hindari merangsang aktivitas yang berlebihan setelah bayi menyusu.
  4. Kontrol jumlah ASI/susu yang diberikan.misal Berikan ASI /susu dengan jumlah sedikit tapi sering.
  5. Sendawakan bayi segera setelah menyusu. Bahkan bayi terkadang masih membutuhkan bersendawa di antara 2 waktu menysusu.
  6. Check lubang dot yang Anda gunakan untuk memberikan ASI/susu. Jika lubang terlalu kecil akan meningkatkan udara yang masuk. Jika terlalu besar ,susu akan mengalir dengan cepat yang bisa memungkinkan bayi Anda gumoh.
  7. Hindari memberikan ASI/susu ketika bayi sanagt lapar, karena bayi akan tergesa-gesa saat minum sehingga akan menimbulkan udara masuk.
  8. Jika menyusui, posisi bayi dimiringkan. Kepalanya lebih tinggi dari kaki sehingga membentuk sudut 45 derajat. Jadi cairan yang masuk bisa turun ke bawah.
  9. Jangan mengangkat bayi saat gumoh atau muntah.Segera mengangkat bayi saat gumoh adalah berbahaya, karena muntah atau gumoh bisa turun lagi, masuk ke paru dan akhirnya malah mengganggu paru. Bisa radang paru. Sebaiknya, miringkan atau tengkurapkan anak. Biarkan saja ia muntah sampai tuntas jangan ditahan.
  10. Biarkan saja jika bayi mengeluarkan gumoh dari hidungnya.Hal ini justru lebih baik daripada cairan kembali dihirup dan masuk ke dalam paru-paru karena bisa menyebabkan radang atau infeksi. Muntah pada bayi bukan cuma keluar dari mulut, tapi juga bisa dari hidung. Hal ini terjadi karena mulut, hidung, dan tenggorokan punya saluran yang berhubungan. Pada saat muntah, ada sebagian yang keluar dari mulut dan sebagian lagi dari hidung. Mungkin karena muntahnya banyak dan tak semuanya bisa keluar dari mulut, maka cairan itu mencari jalan keluar lewat hidung.
  11. Hindari bayi tersedak.Bila si bayi tersedak dan muntahnya masuk ke saluran pernapasan alias paru-paru. ini disebut aspirasi dan berbahaya. Lebih bahaya lagi jika si bayi tersedak susu yang sudah masuk ke lambung karena sudah mengandung asam dan akan merusak paru-paru. Untuk mencegah kemungkinan tersedak, agar setiap kali bayi muntah selalu dimiringkan badannya. Akan lebih baik jika sebelum si bayi muntah (saat menunjukkan tanda-tanda akan muntah) segera dimiringkan atau ditengkurapkan atau didirikan sambil ditepuk-tepuk punggungnya.

Perlu OBSERVASI
Adalah sangat penting mengetahui bahwa muntah atau gumoh berlebihan pada bayii Anda yang mengarah pada hal patologis.

Anda tak perlu khawatir jika :
  • Berat badan bertambah (dalam rentang normal)
  • Bayi tampak senang
  • Pertumbuhan dan perkembangan bayi normal 
Sebaliknya, Anda perlu khawatir jika:
  • Penurunan berat badan atau tidak ada kenaikan berat badan
  • Infeksi dada berulang
  • Muntah disertai darah
  • Bayi dehidrasi
  • Gangguan pernafasan misal henti nafas, biru atau nafas pendek 
Tanda awal adanya masalah dengan pemberian ASI/susu pada bayi antara lain:
  1. Bayi tidak tenang/selalu rewel/gelisah sepanjang waktu
  2. Bayi tidak ingin menyusu /tidak nafsu
  3. Bayi selalu menangis saat atau setelah menyusu
  4. Bayi muntah /gumoh secara berlebihan yang berulang dan sering.

 Sumber : bidanku.com







Kenali 15 Tanda Kehamilan


BANYAK perempuan yang merasa bingung apakah dirinya sudah hamil atau belum setelah sepekan atau dua pekan melakukan hubungan intim dengan pasangan. Apakah Anda termasuk di antaranya?

Berikut adalah 15 tanda-tanda kehamilan pada diri Anda:

1. Payudara terasa sakit atau nyeri
Menggunakan bra setelah bangun pagi akan menjadikan derita tersendiri. Payudara juga akan terasa sakit dan nyeri saat dipegang. Payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Dalam hal ini, disarankan wanita hamil menggunakan bra yang nyaman atau berukuran lebih besar pada saat tidur yang dimaksudkan untuk memberi kenyamanan bergerak.

2. Rasa lelah yang berlebih
Rasa lelah yang berlebih akan membuat Anda cepat tertidur. Hal ini disebabkan dari perubahan hormon dan juga akibat dari kinerja organ-organ vital untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan janin. Biasanya rasa lelah ini hanya pada trimester pertama dan akan hilang saat memasuki trimester kedua.

3. Mual

Ini merupakan tanda-tanda yang paling dikenal oleh para wanita hamil. Pemicunya adalah adanya peningkatan hormon secara tiba-tiba pada aliran darah. Gejala mual ini biasanya terjadi selama enam minggu saat anda dinyatakan hamil. Biasanya mual akan datang pada pagi, siang dan malam hari. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasi mengenai hal ini ke dokter Anda, karena akan mengganggu kehamilan.

4. Sering buang air kecil
Jika Anda tidak bisa tidur akibat seringnya bolak balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, mungkin ini adalah tanda anda sudah hamil. Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi cairan tambahan untuk janin anda. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

5. Sakit kepala
Memang terdengar aneh, karena sakit kepala sering dialami juga oleh orang yang tidak hamil. Namun akibat dari banyaknya perubahan hormon di dalam tubuh, sehingga disertai juga dengan perubahan hormon yang ada di kepala. Jika Anda terbukti hamil dan mengalami sakit kepala, gunakan pg-safe acetaminophen dibandingkan dengan ibuprofen.

6. Sakit punggung
Sakit punggung yang dirasakan saat hamil dikarenakan beberapa ligamen di punggung Anda sudah tidak ada. Sakit ini akan terus berasa saat berat badan anda bertambah dan selama masa kehamilan.

7. Kram
Apakah ini PMS atau hamil. Memang kram akan dialami oleh wanita hamil karena rahim yang akan membesar dan merenggang untuk menyiapkan tempat bagi bayi Anda.

8. Ngidam
Sudah tidak asing lagi mendengar kata ini saat ada seseorang yang sedang hamil. Mau ini, mau itu lalu tiba-tiba Anda ingin makan buah-buahan yang rasanya asam, padahal sebelumnya sangat benci terhadap buah yang rasanya asam. Jika Anda menjadi pemerhati masalah makanan, mungkin ini adalah tanda-tanda sedang hamil.

9. Sembelit

Sembelit ini terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

10. Moody
Sering marah-marah pada suami, cepat mengalami perubahan pada tingkah laku. Hal ini disebabkan dari banyak munculnya hormon-hormon baru di tubuh Anda. Yakinkan pada suami Anda bahwa ini hanya terjadi selama masa kehamilan.

11. Peningkatan temperatur tubuh
Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

12. Bau Badan
Mungkin tanda ini jarang ditemui pada wanita hamil. Namun jika memang muncul bau badan, maka adanya peningkatan hormon yang berlebih sehingga menyebabkan kelenjar keringat meningkat.

13. Pusing atau pingsan
Mungkin Anda sering menonton adegan wanita hamil yang pingsan. Namun faktanya ini dapat terjadi karena kadar jumlah gula di tubuh yang rendah. Oleh karena itu, pastikan anda cukup makan dan tentunya banyak minum supaya tidak kekurangan cairan tubuh.

14. Munculnya bercak darah
Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi atau menempelnya embrio.

15. Hasil positif pada tes kehamilan
 Anda tidak akan tahu pasti apakah anda menjadi seorang ibu sampai anda melakukan tes kehamilan. Jika Anda mendapatkan hasil negatif dan masih belum mendapatkan haid, mungkin itu hanya saja anda terlalu dini untuk melakukan tes kehamilan. Tunggu beberapa hari dan coba lagi Dan jika itu positif, selamat anda akan menjadi seorang ibu!




Resiko Masa Depan Bayi Prematur 37 minggu


BAYI yang terlahir hanya dalam 37 minggu kini dikategorikan sebagai prematur. Karena, dalam masa itu sebenarnya bayi masih bisa mendapatkan banyak manfaat dalam rahim.


Penelitian sebelumnya pun pernah menunjukkan bahwa anak yang lahir prematur memiliki risiko perkembangan otak lebih lambat. Tebukti, mereka yang lahir pada 41 minggu mencapai skor lebih baik dalam tes akademis.


Penelitian ini dilakukan oleh Columbia University Medical Center dan New York-Presbyterian Hospital. Peneliti pun memperingatkan orang tua dan profesional medis untuk berhati-hati ketika mempertimbangkan waktu kelahiran.

Penelitian yang dipimpin oleh Kimberly Noble ini menggunaka nilai tes akademik dari 128 ribu anak berusia 8 tahun di sekolah New York dengan membandingkan catatan kelahiran mereka. Mereka menemukan anak yang lahir pada 41 minggu memiliki nilai rata-rata lebih tinggi daripada mereka yang lahir pada 37 minggu.

Judy Aschner, seorang profesor pediatri di Amerika Vanderbilt University Medical Centre, mengatakan, "Saya tidak ingin membuat panik para ibu yang bayinya terlahir setelah 37 minggu. Namun, bagi yang belum melahirkan, ada baiknya mempertimbangkan hal tersebut." Penelitian ini juga telah diterbitkan jurnal Pediatrics.

Sebuah studi oleh King College London menemukan bayi prematur dua kali lebih mungkin menderita kondisi mental yang berat seperti depresi dan gangguan bipolar di masa dewasa.

Bahkan, bayi yang lahir pada 36 minggu kehamilan atau kurang dari itu dua kali lipat kemungkinan dirawat di rumah sakit untuk gangguan mental. Sementara itu, mereka yang lahir pada 32 minggu atau sebelumnya memiliki tiga kali risiko tersebut. (Telegraph/Pri/OL-06).


sumber: mediaindonesia.com

Sabtu, 05 Januari 2013

Agar Bayi Terlelap tidur di Malam Hari




Terjaga atau Bangun semalaman adalah pengalaman yang paling umum bagi setiap orang tua baru.Ini juga yang sedang saya rasakan, saya punya bayi laki-laki yang baru berusia 4 bulan.Bayi kadang terbangun tengah malam dan terus terjaga sesukanya. Hal ini juga mengacak-ngacak jadwal harian anda. Berbeda dengan bayi, ada banyak aktifitas yang tetap harus anda lakukan pada siang hari.





Sebenarnya anda dapat mengakali agar bayi anda tertidur lebih lama saat malan. Sejatinya byi tertidur selama 16 jam sehari, hanya saja waktu tidurnya terpecah-pecah. Agar bayi andantertidur lebih panjang saat malam hari,

Berikut ada beberapa langkah yangh bisa anda lakukan.

Atur jadwal tetap.

Tetaplah pada rutinintas yang sama setiap saat, Jika bayi anda terbangun terlalu siang karena ia terjaga semalaman, bangunkanlha ia pada pagi hari pada jam yang sama. Dengan bgitu bayi anda akan tidur lebih banyak malam hari. Ini juga akan memberi waktu tidur lebih lama bagi seluruh anggota keluaega yang lain.

Tidur siang di ruangan yang terang.

Saat siang hari biarkan bayi tertidur di ruangan dengan vahaya yang terang. Ini akan membuat bayi anda hanya tidur siang sebentar. Jika ia tertidur sedikit di siang hari maka ia akan tertidur lebih lama di malam hari.

Menyusui siang hari.

Kadang bayi tak terlalu banyak atau ingin menyusui pada waktu siang hari. Hal ini disebabkan bayi yang baru lahir sangat penasaran dengan dunia di sekitarnya yang baru. Ia ingin mengeksplor segala hal di sekitarnya, cahaya, suara, kehadiran orang lain. Nah, ini yang membuatselera makannya pun berkurang pada siang hari. Namun, memenuhi seluruh kebutuhan nutrisinya pada siang hari akan membantunya kenyang dan tertidur pulas semalaman.

Berikan ASI.

Memberikan ASI pada bayi anda berarti memberinya nutrisi terbaik. Dengan nutrisi yang baik bayi akan tidur lebih nyenyak pada malam hari.

Menggending bayi sore hari.

Aktifitas menggendong bayi akan mermbuatbayi anda merasa senang dan santai. Maka sebaiknya anda menggendong bayi pada sore hari. Aktifitas ini akan membantu bayi merasa santai dan senang. Perasaan ini akan terus bertahan saat ia tidur di malam hari.

Membuat suasana hati tenang.

Rahasia berikut bayi tertidur lebih lama sore hari adalah dengan membuat suasana hatinya tenang. Ingat bayi yang relaks dan senang tertidur lebih lama daripada bayi yang resah dan merasa tak nyaman. Banyak hal tyang bisa dilakukan agar bayi merasa tenang sore hari, bernyanyi, memandikannya, memijat bayi lembut. Pilih saja yang sesuai dengan bayi anda.

Menyusi di ruang gelap.

Bila bayi terbangun di tengah malam dan ingin menyusui. Anda sebaiknya menyusui di ruangan dengan cahaya seminim mungkin. Bayi harus menyadari dan belajar bahwa malam adalah waktunya tidur dan siang beraktifitas termasuk makan.

Berjalan-jalan.

Berjalan-jalan di bawah sinar matahari atau udara segar baik bagi anda dan bayi. Sering-sering berjalan dengan bayi dalam genfongan atau kereta bayi, ini akan bantu melapaskan stress. Yang paling penting anda harus ikut istirahat setiap kali bayi anda tidur.


sumber: Kompas.com